Adopsi Upgrade Sistem Operasi Mobile : Siapa Yang Paling Unggul?


Upgrade sistem operasi (OS) merupakan kegiatan yang setengah teknis, setengah umum. Apalagi di zaman sekarang ini, dimana banyak manusia yang lebih banyak berinteraksi dengan software daripada manusia nyata maka upgrade OS merupakan hal yang seharusnya dimengerti oleh pengguna. Di industri mobile, pengguna iOS tenyata mampu beradaptasi terhadap upgrade OS 3 kali lebih cepat daripada pengguna Android.

Data tersebut kami dapatkan dari perusahaan jaringan periklanan Jumptap. Di bulan Oktober, saat iOS 5 muncul di pasaran, Jumptap mencatat bahwa dalam kurun waktu hanya tiga minggu dari waktu rilis tersebut terdapat sebanyak 32% dari total iOS traffic telah menggunakan iOS 5. Penghitungan ini diambil berdasarkan traffic dari jaringan Jumptap.

Raihan tersebut bisa dibilang cukup fantastis. Karena, jika dibandingkan dengan proses adopsi versi baru dari OS Android, proses ini jauh lebih cepat. Kasus nyatanya adalah OS Android 2.3. Setelah lebih dari 6 bulan sejak kemuculannya, persentase proses adopsinya masih di bawah 50%. 40% lainnya masih menggunakan Android 2.2 dan sisanya masih menggunakan OS versi yang lebih lama.

Android saat ini memang menguasai pangsa pasar secara mayoritas di seluruh dunia. Di bulan Oktober ini juga, mereka memang mendapatkan ancaman dari munculnya iPhone 4S dan iOS 5. Hanya saja smartphone bertenagakan Android sudah terlalu banyak di pasaran dan dengan rentang harga yang terjangkau oleh kalangan low end.

Namun begitu, jika kita melihat data di atas, bisa disimpulkan bahwa si Apple berhasil membuat proses upgrade OS , adopsi OS terbaru, edukasi pengguna, serta membangun loyalitas pengguna di level teratas daripada para saingannya. Pengguna Apple juga kebanyakan memiliki rasa ingin mencoba teknologi / fitur baru yang ditawarkan secara cepat. Sedangkan pengguna Android yang lebih variatif nampaknya kurang tanggap dan cukup sulit melakukan upgrade OS atau sekedar mencoba fitur baru.

Dengan munculnya konsep upgrade OS over the air (OTA), akankah para pengguna OS ini akan rajin untuk melakukan upgrade dan lebih tertarik mencoba fitur baru dari OS kesayangan mereka masing-masing?