Eksistensi Operator Telekomunikasi Indonesia di Mobile Wallet


Mobile WalletLayanan transaksi electronic money (e-money) lewat ponsel (mobile wallet), merupakan sebuah perkembangan di bidang mobile commerce. Layanan ini mulai tumbuh pesat dengan adanya dukungan dari operator telekomunikasi. Sudah ada setidaknya tiga nama besar operator telekomunikasi yang mengeluarkan produk semacam ini dan siap bersaing, baik di wilayah lokal maupun bersaing dengan pemain global yang akan datang.

Konsep layanan mobile wallet yang disediakan operator sendiri baru mendapatkan lisensi penyelenggaraan e-money dari Bank Indonesia di kisaran tahun 2007-2009. Mungkin anda sudah pernah mendengar mengenai T-Cash. T-Cash adalah produk mobile wallet pertama yang dikeluarkan oleh PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Di bulan Juni 2011 pengguna T-Cash sudah tercatat di kisaran 5,5 juta pengguna.

Dan, di tahun ini Telkomsel melakukan inovasi terhadap layanan mobile wallet mereka dari yang bernama T-Cash menjadi Tap-Izy. Di awal peluncurannya ini, Tap-Izy ditargetkan untuk mendapatkan 40 ribu pengguna di akhir tahun dan 400 ribu pengguna di tengah tahun 2012.

Tap-Izy sendiri merupakan layanan pembayaran produk dan jasa dengan e-money milik Telkomsel. Layanan ini digunakan dengan cara mendekatkan handphone yang telah terisi pulsa ke mesin Tap-Izy. Pengguna yang sudah memiliki saldo di mobile wallet ini langsung dapat melakukan pembayaran di berbagai merchant. Agak sedikit berbeda dari konsep mobile wallet berbasis NFC, Tap-Izy sendiri menggunakan teknologi RFID yang memungkinkan si kartu SIM mengirimkan informasi ke alat penerima dan sebaliknya.

Selain Telkomsel, pasar mobile wallet Indonesia juga diramaikan oleh XL dan Indosat. XL hadir dengan XL Tunai dan Indosat hadir dengan dompetku.

Daftar Mobile Wallet dari Operator Telekomunikasi di Indonesia
Daftar Mobile Wallet dari Operator Telekomunikasi di Indonesia

Dengan bermunculannya pemain besar di area mobile payment (termasuk mobile wallet), diperkirakan pada akhir tahun ini transaksi bisa mencapai 1,2 triliun rupiah. Dan di tahun 2014, data riset dari Juniper Research memperkirakan pengguna mobile wallet akan mencapai 2,5 miliar di seluruh dunia. Selain memberikan kemudahan transaksi bagi para penggunanya, mobile wallet diharapkan mampu mendongkrak keuntungan per pengguna dari para operator yang tergolong rendah belakangan ini.