Categories: Opini

Apple dan Keuntungan Strategi Masa Depan

Jika kita berpikir tentang apa yang membuat strategi Apple lebih unggul dibanding para pesaingnya maka biasanya jawabannya adalah karena Apple memiliki orang-orang seperti Steve Jobs dan Jonathan Ive yang namanya sudah mendunia. Memang benar bahwa memiliki “otak” seperti mereka di jajaran atas sebuah perusahaan akan memberikan keuntungan lebih untuk dapat bersaing dengan kompetitor. Tapi akan menjadi suatu kesalahan jika kita berpikir bahwa kesuksesan dan rencana jangka panjang Apple akan selesai tanpa adanya orang-orang tersebut. Menurut saya kesuksesan Apple bukan lah dari individu saja tapi dari usaha kolaborasi mereka yang memiliki visi berbeda dan unik.

Kalau kita lihat dari produk produk Apple yang beredar dipasaran, inti tujuan dari Apple dalam membuat sebuah produk adalah untuk selalu membuat produk yang bisa bersaing paling tidak untuk dua tahun kedepan, bukan saat ini. Untuk melakukan hal tersebut ratusan orang di Apple melakukan pekerjaan, penelitian dan lain-lain. Mengerjakan sesuatu yang sebagian besar pesaingnya tidak melakukan hal tersebut, yaitu melakukan visualisasi dari apa yang pelanggan inginkan dalam dua sampai lima tahun ke depan, berikut dengan arsitektur detail dari tiap visi yang dibuat. Kemudian dari detil tersebut tiap divisi akan merancang lebih detil lagi untuk dapat memastikan produk mereka terpakai di masa depan, bukan saat ini.

Sebuah contoh menarik yang mendeskripsikan proses di atas adalah pengembangan iPhone. Percaya atau tidak, menurut rumor, pengembangan iPhone ini dimulai dikisaran 2004 ketika beberapa insinyur Apple menunjukan design iPod dengan menggunakan touch screen yang lebih besar. Steve Jobs sangat terkesan dengan hasil research para insinyur itu, kemudian Steve Jobs menantang mereka untuk dapat membuat produk seprti tablet PC, dan menjejalkan semua fungsinya ke dalam sebuah iPod layar besar tersebut. Maka jadilah konsep iPod dengan layar besar menjadi sebuah handphone dengan layar sentuh dan design seperti tablet PC.

Namun pengembangannya tidak berhenti disitu, setalah adanya proses peninjauan kebutuhan pelanggan, maka Apple menginginkan iPod layar besar tersebut digunakan lebih dari sekedar untuk multimedia ataupun komunikasi. Mereka menyadari bahwa iPhone tersebut harus bisa menjadi PC dalam saku pelanggan untuk melayani penggunaan PC secara mobile di masa depan. Jadilah mereka membuat SDK untuk pengembangan aplikasi dan mulai melakukan integrasi dengan produk Apple lainnya serta service-service yang ada pada saat itu. jadilah iPhone sebagai produk yang diragukan di awal menjadi produk yang memang berguna di masa depan.

Butuh waktu tiga tahun untuk si iPhone ini hingga akhirnya dipasarkan di pasaran. Waktu yang cukup lama untuk membuat sebuah produk. Pada tahun 2007 Apple memperkenalkan iPhone beserta ekosistem aplikasi ( yang sekarang sering disebut “Mobile Apps” ) . Seperti yang kita tahu peluncuran iPhone ini seperti merubah perjalanan smartphone hingga saat ini. Walaupun dengan respon pesimis dari pasar pada awalnya tetapi akhirnya iPhone bisa menjadi salah satu penguasa smartphone di dunia.

Sejak saat itu para vendor handphone lainnya berlomba-lomba untuk membuat produk penyaing Apple. Walaupun banyaknya pesaing, tetapi start mereka terlambat, sehingga hingga saat ini para vendor masih berusaha untuk menyaingi iPhone bukan fokus untuk menciptakan produk yang berguna di masa depan. Sementara itu Apple pada waktu itu terus mengeluarkan update baru dari produk iPhone mereka secara berkala hingga saat ini.

Berikutnya Apple memperkenalkan iPad. Konsep tablet dari Apple sendiri bukanlah konsep baru karena pada tahun 1989 Apple pernah membuat konsep serupa di produk Newton MessagePad dan produk-produk MessagePad lainnya (biasa disingkat MP). Bedanya, perhatian Apple masih belum fokus ke detail desain, aplikasi dan layanan-layanan yang digunakan iPad pada saat ini. Jadilah produk MP tersebut kurang sukses dan tidak menjadi mainstream di pasaran.

Newton MessagePad
MP2000
iPad

iPad sendiri sudah terjual di pasaran selama kurang lebih satu tahun, dan sampai saat ini para kompetitor masih mencoba untuk membuat pesaing dari iPad, belum mencoba produk baru yang akan booming di masa depan. Dilain pihak Apple sudah siap dengan mengeluarkan iPad 2 dan makin membuat para kompetitor hanya menjadi pesaing saja, bukan pembuat produk baru. Akankah akan terus seperti ini? Apakah akan ada vendor yang akan membuat produk yang memang memenuhi kebutuhan pengguna di 2-5 tahun kedepan dan tidak ikut bersaing di pasar mainstream?

Share
Published by
Putra Setia Utama

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019