ASUS VivoBook A407 – Laptop Terjangkau dengan Intel Core i3 dan Fingerprint yang Cepat


ASUS VivoBook A407 Header

Hari ini ASUS mengadakan micro gathering kepada beberapa media untuk mengenalkan laptop ASUS VivoBook A407 secara mendalam di Jakarta. Laptop yang satu ini memiliki layar 14 inci dengan resolusi HD (1.366 x 768 piksel), beraspek rasio 16:9, LED backlit HD, dan Ultra Slim 200nits.

Bisa dibilang layar dari ASUS VivoBook A407 ini memiliki tampilan ultra tips berkat hadirnya fitur Nanoedge sehingga dapat memaksimalkan ukuran layar, namun meminimalkan ukuran bodinya.

Secara kasat mata, desain dari laptop yang satu ini enak dipandang mata dengan bodi yang berbahan logam dan memiliki tekstur cekung yang khas di sekitar area tombol. Selain itu, lengkungan di tepi atas tempat engsel layar bisa dibilang menarik dan halus seperti gelombang.

Keyboard yang dimilikinya berbentuk chiclet sehingga membuat penggunanya nyaman ketika mengetik. Bahkan tombol power yang dimiliki laptop ini pun terintegrasi atau sejajar dengan keyboard sehingga menghemat ruang dan menjadi rapi.

Dapur pacu laptop ini dipercayakan pada prosesor Intel Core i3-6006U berkecepatan 2 GHz yang bisa dibilang memiliki performa bertenaga yang diimbangi dengan VGA Intel HD510 dan NVIDIA MX110 dengan VRAM 2 GB GDDR5 sehingga pengolahan grafis dan multimedianya dapat berjalan dengan lancar.

Menariknya ASUS VivoBook A407 ini telah dibekali RAM 4 GB dan penyimpanan internal HDD berkapasitas 1 TB dengan kecepatan 5400RPM sehingga penggunanya dapat leluasa dalam menyimpan musik, foto, video, dokumen, maupun menginstal software.

Touchpad pada laptop ini pun didukung gesture sehingga memungkin penggunanya dapat menggunakan pola gerakan jari untuk mengakses berbagai fungsi, mulai dari dua jari ke bawah untuk melakukan scroll web, mencubit dengan dua jari untuk melakukan zoom, dan masih banyak lagi.

Salah satu fitur yang menurut saya cukup unggulan adalah sensor fingerprint yang terdapat di dalam touchpad yang berbentuk kotak. Pada kesempatan ini saya mencoba untuk melakukan kalibrasi sidik jari dan sensornya dapat membajak sidik jari hingga 360 derajat.

Pihak ASUS sendiri mengklaim bahwa sensor fingerprint laptop ini mampu mendeteksi sidik jari hanya dalam waktu 0,03 detik saja. Selanjutnya dalam uji coba yang dilakukan, saya dapat membuka kunci laptop selama 0,6 detik dari sejak sensor mendeteksi sidik jari hingga masuk ke dalam laptop. Bisa dibilang delay waktu ini sendiri kemungkinan besar disebabkan oleh Windows 10.

Pada sisi bagian kiri terdapat satu port untuk pengisian daya baterai, satu port USB 3.1, satu port jack audio combo, dan satu port HDMI berukuran penuh sehingga dapat dengan mudah untuk menyambungkan ASUS VivoBook A407 dengan Televisi.

ASUS VivoBook A407 Front

Sementara pada bagian kanannya terdapa satu port USB 2.0 dan indikator status baterai maupun harddrive. Namun laptop ini tidak memiliki port LAN maupun DVD Drive untuk membuat bodinya semakin tipis. Selain itu, ASUS akan fokus untuk membuat laptop ini terhubung dengan WiFi sehingga meniadakan port LAN tersebut.

Speaker yang dimiliki oleh ASUS VivoBook A407 berada di bagian bawahnya yang dapat menghasilkan audio dengan keras dan berkualitas bagus berkat hadirnya teknologi ASUS SonicMaster Premium Audio.

ASUS VivoBook A407 Back

Tak ketinggalan, dukungan VGA Web Camera, WiFi, Bluetooth 4.1, baterai 3.1 cell Li-ion, dan Windows 10 Home telah hadir di dalamnya. ASUS VivoBook A407 sendiri dibnderol dengan harga yang mencapai Rp 6.499.000 yang memiliki garansi global selama 2 tahun.

* Artikel ini dirilis pertama kali di gadgetren.com, Gadgetren adalah situs divisi TeknoJurnal khusus untuk gadget