Categories: Panduan

Bereksperimen Membuat USB Extender Menggunakan Variasi Dari Metode Pak Goen

Tim Peneliti Sponsio baru saja bereksperimen membuat USB Ekstender untuk kebutuhan tugas akhir kami. Kami menggunakan metode variasi kami sendiri berbasis pada metode pembuatan USB Extender oleh Pak Goen pada link ini. Berhubung metode yang dijelaskan disana agak sulit menurut kami, maka kami mengubah beberapa langkah disesuaikan dengan keahlian kami (maklum kami bukan orang kabel hehe)

Sebelumnya saya daftarkan dulu apa saja yang kami gunakan selama bereksperimen membuat USB Extender:

  1. Kabel USB Extension (harga: 3000)
  2. Kabel UTP Cat-5 merek Belden buatan Amerika: 20 meter harga: 2500 / meter)
  3. Rubber tape (harga: 3000)
  4. Solder
  5. Timah untuk solder (harga: 1500 / meter)
  6. Pipa kabel listrik (harga: 4000 / pipa, panjang banget pipanya en berhubung murah beli aja satu yang utuh)
  7. Kardus
  8. Gunting, Obeng, Cutter, dan peralatan lain yang diperlukan
  9. Cemilan buat ngisi tenaga selama berkesperimen hehe

Tahap pertama yang kami lakukan adalah memotong kabel USB Extension di pertengahan kabel menjadi 2 bagian, sehingga bagian jack USB untuk in dan out terpisah. Lalu kelupas bagian selimut luar kabel pada bagian ujungnya dengan jarak yang agak panjang sekitar 4 cm agar nanti dapat dililitkan dengan kabel UTP untuk mempermudah penyolderan. Setelah pelingdung terluar dari kabel telah dikelupas, kelupas lagi pelindung bagian dalam kabel dengan panjang sekitar 2 cm. Hasil pengelupasan kabel USB Extension adalah seperti di bawah ini:

Kabel USB Hasil Pengelupasan

Setelah itu kami lanjut mengelupasi kabel UTP, caranya sama dengan ketika mengelupas kabel USB Extension, hanya saja setelah pengelupasan selesai ditambah tahap untuk mengisolasi beberapa kabel dengan menggunakan rubber tape untuk digabungkan, yaitu penggabungan dari kabel warna putih biru, biru, putih coklat, coklat dan kabel putih oranye, oranye. Hasil pengelupasan kabel UTP dapat dilihat di bawah ini:

Kabel UTP Hasil Pengelupasan

Setelah tahap pengelupasan kabel selesai kami langsung membuat pelindung bagian kabel yang nanti akan disolder. Pelindung kabel yang kami buat terdiri dari paralon untuk pelindung luarnya, kardus untuk menyumpal bagian dalam paralon agar kabel tidak gampang goyang, dan rubber tape untuk merekatkan sumpalan dari kardus dengan paralon dan paralon dengan kabel. Paralon yang digunakan hanya memiliki panjang 10 cm, tergantung keperluan bisa disesuaikan panjangnya.

Pipa Kabel Listrik 10 cm

Lalu untuk penyumpal bagian dalam paralon, kami menggunakan kardus dengan layout seperti di bawah ini:

Layout Sumpelan Pipa Dari Kardus

Sumpelan yang dibuat terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian lingkaran dan bagian konektor. Bagian lingkaran memiliki diameter yang sedikit agak lebih panjang daripada diameter pipa kabel listrik yang digunakan. Untuk bagian konektor dibuat dengan bentuk persegi dan dibuat di 4 sisi sumpelan agar nantinya sumpelan yang telah dibuat dapat direkatkan dengan pipa kabel listrik menggunakan rubber tape melalui konektor tersebut.

Setelah pipa kabel dan sumpelan telah disiapkan. Rekatkan satu sumpalan yang telah dibuat pada salah satu sisi dari pipa kabel lalu masukkan pipa tersebut ke kabel UTP. Lalu masukkan sumpelan yang lain ke  kabel USB Extension. Hasilnya dapat dilihat di bawah ini:

Pelindung Kabel

Setelah pelindung kabel selesai dibuat, kami langsung meyolder antara kabel UTP dengan kabel USB agar dapat disambungkan kedua kabel tersebut. Kami menyolder kabel-kabel yang ada pada kedua kabel tersebut dengan kombinasi seperti berikut:

UTP USB
putih oranye – oranye (2 kabel) merah
putih hijau (1 kabel) putih
hijau (1 kabel) hijau
putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel) hitam

Setelah menyolder satu per satu kabel yang harus disambungkan, kami langsung mengisolasinya dengan menggunakan rubber tape agar tidak terjadi kontak pendek antar kabel. Lalu setelah penyambungan kabel selesai, penyumpal pelindung kabel yang masih lepas direkatkan dengan pelindung kabel agar bagian kabel yang telah disolder dapat dilindungi. Hasilnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Kabel USB Extender Yang Telah Dilindungi

Lalu kami tinggal mengulang tahap ini untuk sisi kabel yang lainnya dan jadilah kabel USB Extender buatan kami hehe. Setelah selesai membuatnya kami langsung mengeceknya dengan menggunakan berbagai macam peralatan usb, hasil pengecekan kami adalah sebagai berikut:

  1. USB Sound Card, tidak dapat dijalankan
  2. Flashdisk, tidak dapat dijalankan
  3. Webcam, tidak dapat dijalankan
  4. USB Card Reader, dapat dijalankan namun sempat keluar notifikasi bahwa alat tidak dikenal dan kecepatan transfer data cukup lambat dan sering ngehang kalau mengkopi data berukuran besar

Berhubung hampir semua peralatan USB tidak dapat dijalankan pada kabel USB Extender yang telah kami buat, kami memotong kabel UTP yang digunakan menjadi 15 meter. Setelah pemotongan tersebut hasil yang kami dapat adalah sebagai berikut:

  1. USB Sound Card, dapat dijalankan namun sempat keluar notifikasi bahwa alat tidak dikenal namun setelah itu dapat digunakan dengan baik baik saja
  2. Flashdisk, dapat dijalankan jika versi USB diturunkan menjadi versi 1.1
  3. Webcam, kadan terdeteksi oleh komputer dan dapat melakukan capture, namun setelah dicoba coba kami hanya mendapat gambar hitam blank dari proses capture gambar webcam
  4. USB Card Reader, dapat dijalankan dan kecepatan transfer data cukup cepat tanpa adanya ngehang ketika pengkopian data

Itulah hasil eksperimen kami mengenai kabel USB Ekstender, sampai sekarang hasil eksperimen yang kami dapat belum memuaskan karena belum sesuai dengan target pencapaian kami. Semoga saja kami masih mempunyai waktu untuk membuat kabel USB Extender yang bagus hehe soalnya mau kami gunakan untuk tugas akhir, kalo terpaksa ya kami langsung beli saja yang sudah jadi hehe yang penting sudah mencoba.

Untuk referensi tambahan mengenai pembuatan USB Ekstender, silakan cek blog post dibawah ini:
Hipotesa Mengenai Power Injector Untuk USB Extender
Cara Men-Downgrade USB 2.0 Ke 1.1 Atau 1.0

Share
Published by
Firman Nugraha

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019