BlackBerry Tutup Divisi Pengembangan Hardware Miliknya


blackberry-stop-hardware-development-banner

[Sumber: Pexels]

Perusahaan pengembang ponsel BlackBerry telah mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut tidak akan mengembangkan ponselnya sendiri. BlackBarry Limited mengumumkan lebih memilih untuk mengandalkan mitra perangkat keras seperti TCL Corporation yang berbasis di Tiongkok.

Dikutip dalam laporan TheNextWeb, John Chen selaku CEO dari perusahaan BlackBerry menyatakan bahwa perusahaan memiliki rencana untuk mengakhiri seluruh pengembangan perangkat keras secara internal. Perusahaan tersebut akan menggunakan outsourcing dari mitranya untuk fungsi tersebut. Dengan langkah ini, perusahaan BlackBerry berharap agar dapat mengurangi kebutuhan modal dan dapat meningkatkan pengembalian modal yang telah diinvestasikan.

Berita ini mungkin tidak mengejutkan lagi. Divisi handset milik BlackBerry mulai terlihat akan mati sejak perangkat yang menjalankan sistem operasi iOS dan Android mulai menguat pada tahun 2009. Dan pada tahun lalu, Chen juga telah mengatakan bahwa jika perusahaan tersebut tidak mampu mengembalikan tren menurun yang dialaminya, maka dia akan menutup semua pengembangan perangkat keras miliknya.

Di kemudian hari, kita tidak akan menjumpai ponsel BlackBerry yang perangkat kerasnya berasal dari BlackBerry. Semua perangkat yang mengusung nama BlackBerry akan melabeli ponsel Android dari manufaktur lain. Seperti yang terjadi pada DTEK50, di mana ponsel tersebut sebenarnya merupakan perangkat Alcatel Idol 4. Atau perangkat yang akan datang berikutnya, dimana perangkat tersebut merupakan Alcatel Idol 4S yang dilabeli dengan DTEK60.

Perusahaan BlackBerry akan lebih fokus pada divisi layanan perangkat lunak yang sedang berkembang. Divisi ini akan menjadi prioritas utama perusahaan asal Kanada tersebut. Chen menyebutkan bahwa pendapatan perusahaan meningkat menjadi dua kali lipat dari tahun sebelumnya melalui divisi perangkat lunak pada kuartal ke dua tahun 2016 ini.

[Sumber: TheNextWeb]

,