Google Meluncurkan Cloud IoT Device SDK Baru


Cloud IoT Device SDK Header[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Guna mempermudah pengembangan perangkat-perangkat IoT (Internet of Things) atau perangkat cerdas lainnya, Google berkolaborasi dengan mitranya meluncurkan Cloud IoT Device SDK yang baru.

Bagi yang belum tahu, Google Cloud IoT merupakan sebuah platform yang dapat digunakan oleh pengembang untuk mengelola semua perangkat IoT, seperti membangun aliran data dengan alat analitik seperti BigQuery atau Bigtable, memantau kinerja, serta memvisualisasikan datanya.

Sementara Cloud IoT Device SDK merupakan kit pengembangan yang bisa digunakan untuk menghubungkan perangkat tertanam, seperti mikrokontroler, dengan platform manajemen Cloud IoT milik Google tersebut di atas.

Di dalam platform pengembangan ini, terdapat berbagai client library, yang ditulis dalam Embedded C, yang memungkinkan pengembang untuk terhubung, menyediakan, dan mengelola perangkat dengan aman pada Cloud IoT Core.

Kit pengembangan ini ditargetkan pengembangan aplikasi-aplikasi pada perangkat yang memiliki keterbatasan, baik dari daya dan ukurannya, seperti perangkat seluler bertenaga baterai atau perangkat cerdas dengan ROM flash terbatas.

Menariknya, kini kit pengembangan ini bisa digunakan pada berbagai macam mikrokontroler berarsitektur 32 bit melalui beberapa sistem operasi khusus, seperti Zephyr, ARM Mbed OS, kernel FreeRTOS, dan banyak lagi yang akan datang.

Cloud IoT Device SDK ini juga dapat beroperasi pada sistem operasi yang mendukung POSIX seperti Linux, dan dapat digunakan pada perangkat yang lebih rendah dengan menyertakan API asynchronous dan event scheduler di dalamnya.

Dari segi nilai, Cloud IoT Device SDK bisa digunakan oleh teknisi yang berkecimpung di pengembangan perangkat tertanam, seperti untuk membuat prototipe, profil, dan pengujian dengan cepat di lingkungan desktop standar sebelum melakukan porting ke target yang akan dirilis ke konsumen.

Sementara di segi konsumen yang menggunakan IoT sebagai solusi, SDK ini mendukung beragam perangkat kelas mikrokontroler, sehingga mengizin mereka membuka peluang untuk membangun sistem untuk pelacakan aset, pertanian cerdas, dan pengukuran energi.

Dalam peluncuran ini, Google bekerjasama dengan beberapa perusahaan silikon, seperti Arm, Cypress Semiconductor, Nordic Semiconductor, Espressif Systems, Microchip, dan NXP.

Cloud IoT Device SDK kini sudah bisa digunakan oleh para pengembang mulai sejak diluncurkan. Guna mengimplementasikannya dalam pengembangan, SDK tersebut dapat diakses melalui halaman GitHub berikut ini.

 

[Sumber: Google]