DycodeEdu dan DOKU Tantang Developer Tanah Air untuk Kembangkan Produk dengan Solusi IoT

DycodeEdu dan DOKU Tantang Developer Tanah Air untuk Kembangkan Produk dengan Solusi IoT

 

IoT Doku Challenge

Berbagai macam kompetisi tentang Internet of Things (IoT) sedang semarak di industri Teknologi Informasi Indonesia. Kompetisi tersebut melombakan berbagai hal tentang Internet of Thing, seperti Aplikasi untuk IoT, Solusi dalam berbagai bidang dengan IoT, dan lain sebagainya.

DOKU bekerja sama dengan DycodeEdu pun ikut menantang para anak muda di tanah air untuk mengembangkan produk berbasis IoT sebagai solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia dan pelaku usaha di Indonesia dalam Indonesia IoT Challenge.

Kompetisi ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara Indonesia IoT Developer Day, yang sebelumnya telah mewadahi para developer dan maker Indonesia dengan dua acara meetup di Bandung dan Jakarta.

Dalam rangkaian acara kompetisi ini, anak-anak muda Indonesia diajak untuk membangun solusi-solusi kebutuhan masyarakat dan pelaku bisnis dengan teknologi IoT berupa produk-produk yang terhubung dengan sistem pembayaran digital.

DOKU Poster

Menurut Thong Senellius, selaku Chief Executive Officer DOKU, para maker dan developer tanah air dituntut untuk membangun produk yang terkoneksi sistem pembayaran digital pada kompetisi ini supaya produk-produk inovatif tersebut dapat diimplementasikan dan dikembangkan dalam dunia usaha.

Tak hanya menyediakan kompetisi, DOKU dan DycodeEdu menyediakan sesi mentoring dan diskusi bagi para kompetisi tersebut. Para peserta dapat berdiskusi dengan para senior dalam pengembangan aplikasi, seperti Andri Yadi selaku CEO dari DycodeX, Gibran Huzaifah selaku pencipta e-fishery, Indra Wibawa selaku founder dari Rantonic, dan Asep B. P. selaku founder dari TaniBox.

Setelah itu, para peserta kompetisi harus mengirimkan proposal berisi produk yang akan dikembangkan sebelum tanggal 28 Mei 2016. Pemenang kompetisi ini akan diumumkan pada awal Juni 2016, dan produk yang dikembangkan akan dipamerkan pada pertengan bulan Juni 2016.

Untuk mengetahui lebih lanjut dan mendaftar kompetisi ini, pembaca dapat mengakses laman Indonesia IoT Challenge.

*disclosure : TeknoJurnal merupakan media partner dari Indonesia IoT Challenge 2016.