Berita

Google Diperkirakan Akan Mengubah Nama Android Wear Menjadi Wear OS

[Sumber: Wikimedia]

Teknojurnal – Android Wear nampaknya akan mengalami sedikit perubahan. Tidak hanya logo, perubahan tersebut juga dilakukan dari segi namanya.

Android Wear merupakan salah satu sistem operasi yang dikembangkan Google untuk perangkat-perangkat wearable. Salah satu perangkat yang biasanya menggunakan sistem operasi ini adalah smartwatch.

Mengikuti gaya pergantian merk dagang Android Pay ke Google Pay, Android Wear juga akan menggunakan nama baru tanpa menyematkan nama Android di sistem operasi tersebut. Android Wear pada versi selanjutnya akan menggunakan nama Wear OS sebagai sebutannya.

AndroidPolice menyebutkan bahwa perubahan merk dagang Android Wear ke Wear OS ini pertama kali dikemukakan oleh seorang pengguna di Reddit bernama H3x0n saat mengeksplorasi sistem Android P Developers Preview.

Pengguna tersebut menemukan pemberitahuan berisi ikon dan nama sistem operasi yang masih asing saat memasangkan jam pintar berbasis sistem Android Wear ke perangkat selulernya.

Pengguna tersebut menemukan logo berbentuk W dengan menggunakan warna khas merk dagang produk-produk buatan Google lain, seperti ikon Google Assistant. Huruf W tersebut dianggap sebagai representasi dari Wear OS yang ditujukan pada notifikasi yang sama.

9to5Google menyebutkan bahwa kemunculan notifikasi tersebut dipicu oleh Google Play Services, yang secara spesifik akan membantu pengguna untuk menemukan dan berinteraksi dengan layanan dan perangkat yang ada di sekitarnya.

Meskipun demikian kentara, hal ini tidak menunjukkan bahwa perubahan resminya mungkin akan terjadi dengan segera, seperti yang terjadi pada Google Play Services Beta yang menunjukkan Google Pay selama berbulan-bulan.

Namun, hal tersebut juga mengindikasikan perubahan ini bisa terjadi dan diumumkan secara resmi pada acara Google I/O pada bulan Mei 2018 mendatang, kalau tidak pada saat perilisan Android P.

Belum ada penjelasan resmi mengenai perubahan ini, termasuk mengenai alasannya. Namun, nampaknya akan seperti Google Pay yang menghindari nama Android agar penggunaannya tidak terbatas pada Android.

Sebenarnya, sebelum berganti nama pun perangkat dengan Android Wear sudah kompatibel dengan sistem operasi lain, seperti sistem operasi iOS buatan Apple.

Namun, dengan adanya perubahan ini, Google mungkin ingin meningkatkan daya tarik jam pintar berbasis Android Wear dengan menghilangkan kebingungan apakah perangkat tersebut dapat digunakan pada sistem lain.

[Sumber: Engadget]

Share
Published by
Sukindar

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019