Categories: Umum

Google Tambahkan Mode AR di Aplikasi Motion Still untuk Android

Teknojurnal – Aplikasi Motion Still untuk Android memperoleh pembaruan dengan penambahan dukungan terhadap fitur sticker berwujud Augmented Reality (AR) melalui mode AR baru.

Aplikasi Motion Still untuk Android merupakan aplikasi yang dikembangkan di bawah naungan Google Research untuk memberikan pengalaman pengambilan video dan juga menontonnya di perangkat Android dengan lebih baik.

Aplikasi Motion Still untuk Android ini sebenarnya telah dirilis pada musim panas tahun 2017 lalu. Namun, aplikasi Motion Still ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Google dan teknologinya digunakan sebagai fitur Motion Photos yang eksklusif dari Google Pixel 2 di akhir tahun pada tahun yang sama.

Dan pada tanggal 6 Februari 2018 ini, Google memberikan peningkatan berupa penambahan mode AR baru pada aplikasi Motion Still untuk perangkat Android tersebut.

Dengan menggunakan mode AR ini, pengguna dapat menambahkan karakter atau obyek berbentuk AR ke dalam foto maupun video dengan menyentuh layar di perangkatnya dengan sangat mudah. Dalam mode AR pada aplikasi Motion Still ini, pengguna juga dapat merekam gambar kemudian membagikannya dalam bentuk GIF maupun video.

Secara sederhana, mode AR di aplikasi ini bekerja dengan memanfaatkan Instan Motion Tracking, yang memanfaatkan kemampuan komponen accelerometer dan gyroscope tertanam di perangkat Android.

Google, dalam blog-nya, menjelaskan bagaimana Instan Motion Tracking tersebut bekerja dalam menempelkan obyek atau karakter virtual pada bidang datar dan melacak lokasi perangkat untuk menampilkan obyek tersebut dengan akurat.

Accelerometer berfungsi untuk menentukan orientasi awal bidang datar dengan mengasumsikan bidang datar sejajar dengan tanah. Sedangkan gyroscope bekerja untuk memindai gerakan rotasi 3 dimensi dari perangkat untuk dikombinasikan dengan gerakan translasi 3 dimensi, yang diterjemahkan secara berbeda melalui sinyal citra dari kamera.

Menariknya, untuk menggunakan aplikasi ini, Google mengeklaim pengguna dapat menggunakan aplikasi tersebut tanpa perlu melakukan kalibrasi terlebih dahulu karena perlakuan atas gerakan rotasi dan translasi 3 dimensi dilakukan secara terpisah.

Menggunakan kombinasi tersebut di atas, semua ponsel dengan sensor gyroscope tertanam dapat menjalankan aplikasi buatan Google tersebut. Pengguna dapat mengunduh aplikasi Motion Still ini melalui Google Play Store secara gratis.

[Sumber: TheVerge]

Share
Published by
Sukindar

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019