Google Bakal Tingkatkan Persyaratan Penerbitan Aplikasi Android

Google Bakal Tingkatkan Persyaratan Penerbitan Aplikasi Android

Persyaratan Aplikasi Android Header[Ilustrasi Oleh Flickr]

Sudah waktunya para pengembang aplikasi Android untuk memperbarui aplikasinya. Raksasa teknologi yang berada di balik pengembang sistem Android, Google, memberlakukan ketentuan agar aplikasi Android di pasaran menggunakan Antarmuka Pemrograman Aplikasi (API) terbaru.

Sebenarnya ini bukan hal yang baru dalam pengembangan aplikasi Android. Pada bulan November 2018 lalu, perusahaan Google juga memberlakukan kebijakan yang serupa, di mana semua aplikasi yang tersedia di Google Play Store harus mendukung API untuk Android 8.0 Oreo atau yang lebih tinggi.

Artinya, para pengembang harus bekerja ekstra untuk memastikan aplikasinya mendukung runtime permission dan juga beberapa perubahan API lain yang bisa cukup merubah banyak hal.

Dan seperti yang sudah diperkirakan, Google kini pun meningkat persyaratannya. Mulai dari bulan Agustus 2019 mendatang, mungkin di sekitar waktu peluncuran Android Q, semua aplikasi baru harus mendukung Android 9 Pie (API Level 28) atau yang lebih baru.

Dengan kebijakan baru ini, meskipun setiap pengembang bisa menetapkan sendiri tentang persyaratan minimum versi Android untuk aplikasinya, bahkan jika ingin bisa dari Android 1, tetapi aplikasinya harus dikembangkan dengan dukungan untuk Android 9 di dalamnya.

Selanjutnya, seperti tahun sebelumnya, mulai bulan November 2019, kebijakan tersebut tidak hanya untuk aplikasi baru, tetapi juga berlaku pada pembaruan aplikasi-aplikasi yang sudah diterbitkan di Google Play Store.

Perlu diperjelas, ini berlaku untuk aplikasi yang diperbaharui setelah bulan November. Sementara aplikasi-aplikasi yang tidak mengalami pembaruan setelah itu, tidak akan terpengaruh oleh kebijakan ini. Namun, apakah ada aplikasi yang tidak akan diperbaharui?

Sedangkan di sisi pengguna, perubahan kebijakan juga akan terjadi. Google Play Protect juga akan mulai mengingatkan pengguna ketika mereka mencoba untuk menginstal aplikasi kadaluarsa.

Seperti yang terjadi pada bulan Agustus 2018 lalu, pengguna akan mendapatkan peringatan ketika mereka memaksa untuk memasang aplikasi yang tidak mendukung versi Android 8.0 Oreo (API Level 26) atau di atasnya.

Persyaratan dalam pengembangan aplikasi Android ini akan selalu ditingkatkan oleh Google setiap tahunnya. Sebagai contohnya, kemungkinan besar Google juga akan memaksa pengembang untuk memasukkan dukungan API Android Q mulai tahun 2020 mendatang.

[Sumber: AndroidPolice]