Hacker Jual Informasi dari 200 Juta Akun Yahoo di Situs Pasar Gelap

Hacker Jual Informasi dari 200 Juta Akun Yahoo di Situs Pasar Gelap

Hacker Jual Informasi Akun Yahoo Banner[Sumber: Pixabay]

Kabar kurang baik datang dari perusahaan Yahoo. Setelah menjadi perbincangan tentang akuisisi Verizon terhadap perusahaan tersebut, seorang hacker dikabarkan telah menjual informasi akun dari sekitar 200 juta pengguna Yahoo di situs gelap. Dan parahnya, Yahoo telah mengetahui hal itu.

Seorang hacker berinisial “Peace” berhasil membobol keamanan Yahoo, dan berhasil mengambil informasi dari akun pengguna Yahoo. Peace telah memberikan sebuah penawaran penjualan informasi-informasi tersebut pada pasar gelap hacker bernama The Real Deal.

Peace menjual data-data tersebut sebanyak 3 Bitcoins atau sekitar 1.800 dollar. Selain itu Peace mengklaim data-data tersebut diperoleh dari tahun 2012. Sebelumnya, hacker ini juga pernah berhasil membobol MySpace dan LinkedIn.

Dalam sebuah isi email untuk Motherboard yang dikutip oleh The Next Web, Yahoo menyatakan bahwa perusahaan tersebut berkomitmen untuk melindungi informasi dari penggunannya dan menangani klaim tersebut dengan sangat serius.

Motherboard telah mengklaim data-data, termasuk di dalamnya tanggal ulang tahun, sandi, dan beberapa cadangan email yang digunakan oleh akun. Motherboard telah menguji puluhan username di Yahoo. Dalam pengujian tersebut, Motherboard menemukan data bahwa sebagian besar email tersebut dalam keadaan aktif, akan tetapi alamat email dari username tersebut muncul sebagai alamat email yang mati.

Di sisi lain, Yahoo juga telah berusaha untuk menjaga keamanan informasi pengguna. Selain itu, Yahoo juga telah menyarankan kepada para pengguna untuk menggunakan sandi yang kuat, atau menggunakan Yahoo Account Key, dan menggunakan sandi yang berbeda untuk setiap platform.

[Via TheNexWeb]

,