Indonesia IoT Expo 2016 Hadirkan Karya-Karya Internet of Things buatan Lokal

Indonesia IoT Expo 2016 Hadirkan Karya-Karya Internet of Things buatan Lokal

Indonesia IoT Expo 2016 - header

Sebelum tahun ini, tidak banyak sebetulnya acara-acara seputar Internet of Things (IoT) diselenggarakan di Indonesia. Namun kini telah bermunculan beberapa dan salah satu yang terbesar adalah Indonesia IoT Expo 2016 yang diselenggarakan oleh DycodeEdu bersama dengan DOKU pada tanggal 12 Juni 2016 lalu di Atrium BEC 2 di Bandung.

Di acara ini dihadirkan ekshibisi proyek-proyek IoT menarik yang dibuat oleh maker lokal seperti A.S.A.P. (Automatic Sedot Asap Polusi), Tong Sampah Information System (TongSIS), PEDER (Smart Pet Feeder), Tanibox, eFishery, dan banyak lainnya.

Proyek-proyek IoT tersebut banyak yang dibuat untuk membantu kebutuhan atau aktifitas ekonomi manusia sehari-hari seperti Tanibox yang digunakan untuk bercocok tanam dalam ruangan dan dibantu otomatisasinya dengan teknologi atau eFishery yang membantu peternak ikan dengan sistem pemberian makan ikan otomatis mereka.

Indonesia IoT Expo 2016

Indonesia IoT Expo 2016Suasana di Indonesia IoT Expo 2016 (kredit foto @iotdevdayID)

Selain ekhibisi, di acara ini juga diselenggarakan seminar dan workshop yang diisi oleh praktisi IoT terkemuka dari berbagai perusahaan seperti Intel, Geeknesia, dan Dycode sendiri. Para pemenang kompetisi yang juga bagian dari program Indonesia IoT Expo 2016 pun diumumkan di akhir acara di mana para pemenangnya adalah sebagai berikut:

Juara Indonesia IoT Challenge 2016

  • Juara 1 (Hadiah Rp. 15.000.000 dan tiket ke Maker Faire)
    TopPay oleh X-Igent
  • Juara 2 (Hadiah Rp. 10.000.000)
    PEDER (Smart Pet Feeder) oleh The-Ex
  • Juara 3 (Hadiah Rp. 7.500.000)
    Kyuri Planter oleh Tanibox
  • Pemenang Favorit (Hadiah Rp. 5.000.000)
    DYRECS oleh VATRIOT

Indonesia IoT Blogging Competition 2016

  • Juara 1 (Hadiah Rp. 3.000.000)
    Backpack Impian Para Backpacker oleh Adis Takdos
  • Juara 2 (Hadiah Rp. 2.000.000)
    IoT Teknologi Bagi Pemasaran Sayur Organik oleh Meta Maftuhah

Acaranya berlangsung dengan meriah dan dihadiri¬†oleh berbagai kalangan mulai dari masyarakat umum, penggiat IoT, maker, dan lain-lain. Namun, ada satu yang kurang di acaranya. Dyan Raditya Helmi¬†dari Dycode mengatakan “Sayangnya pemerintah tidak menunjukkan peran aktif mereka di ekosistem IoT seperti menghadiri¬†acara ini. Ini bertolak belakang dengan apa yang mereka bicarakan di Bogor IoT Dev Day beberapa waktu lalu”.

* Disclosure: TeknoJurnal adalah media partner acara ini