Intel dan Microsoft Dorong Teknologi VR ke Pasar yang Lebih Besar


Intel Microsoft VR Project Banner

[Sumber: Flickr]

Meskipun teknologi virtual reality (VR) sedang marak dibicarakan di kalangan penggiat dunia teknologi, namun dampak pasar yang ditimbulkan masih sangat relatif kecil. Hal ini dipengaruhi beberapa hal seperti harganya yang masih sangat tinggi, tidak adanya standar, dan masih kurangnya aplikasi menarik.

Akan tetapi hal tersebut mungkin akan berubah. Pada forum para developer yang diselenggarakan Intel di San Francisco, Intel Developer Forum, Intel mengenalkan sebuah prototype perangkat kepala VR mandiri, yang disebut dengan Project Alloy. Dalam proyek ini, Intel menggunakan beberapa teknologi yang dikembangkan olehnya, seperti kamera RealSense dan prosesor Intel Core.

Kabar gembiranya, Intel tidak akan mengembangkan sendiri Project Alloy ini. Intel telah merilis referensi rancangan untuk proyek tersebut secara terbuka agar semua manufaktur dapat menggunakannya dalam membangun produk Project Alloy miliknya.

Selain Intel, Microsoft juga mengumumkan untuk membawa platform VR ke dalam Windows 10, dengan nama Windows Holographic di acara Intel Developer Forum. Microsoft akan membangun dukungan ini ke dalam salah satu versi mendatang dari Windows, dan akan bekerja sama dengan Intel untuk membuat kecocokan platform tersebut untuk Project Alloy.

Dengan kerja sama ini, Intel di sisi hardware dan Microsoft di sisi software, ekosistem perangkat ini akan mendorong sifat-sifat yang diusung vendor-vendor yang bergerak di teknologi tersebut sebelumnya ke arah perangkat yang lebih kompatibel dan kompetisi yang sangat tinggi.

Standar ini juga akan membawa peningkatan investasi dan penyebaran, serta akan membuat produk tersedia untuk pengguna dengan biaya rendah dan fitur atau fungsi yang lebih baik. Hal ini tentu akan membuat ekspansi pasar di luar game untuk memasukan segudang solusi berorientasi bisnis dan ramah konsumen.

Akan tetapi, sedikit kelemahan menyertai Project Alloy. Salah satunya adalah proyek ini mungkin hanya akan bergantung pada teknologi-teknologi Intel, dan di sisi lain terdapat beberapa vendor yang akan keberatan dengan hal tersebut. Tapi tidak menutup kemungkinan Project Alloy akan menciptakan kelonggaran dalam pemilihan komponen yang pada akhirnya akan menguntungkan semua orang.

Intel Project Alloy dan ekstensi Windows Holographic besutan Microsoft tentu akan menciptakan momentum yang sangat besar dalam membangun pasar VR dengan skala yang lebih luas dan cukup menopang dirinya.

[sumber: Venturebeat]