Layanan Awan 8th Wall yang Baru Bisa Bantu Pengembang Membangun AR

Layanan Awan 8th Wall yang Baru Bisa Bantu Pengembang Membangun AR

Augmented Reality 8th Wall Header[Ilustrasi Oleh Pixabay]

8th Wall, sebuah perusahaan yang memiliki fokus untuk membangun ekosistem Augmented Reality (AR) atau realitas tambahan bagi para pengembang, minggu ini mengumumkan sebuah platform pengembangan terpadu sebagai bagian dari layanannya.

Platform pengembangan terpadu ini, menurut keterangan yang diungkapkan oleh TechCrunch, dapat membantu para pelanggan dari perusahaan tersebut untuk membuat dan mengirimkan pengalaman AR, yang akan dikelola di dalam penampungan datanya.

Ini merupakan sebuah langkah maju dari apa yang sudah mereka kembangkan, serta menjadi sebuah petunjuk lanjutan bahwa aktivasi pemasaran mungkin akan menjadi pembuat uang yang paling bersemangat di ruang realitas tambahan berbasis perangkat seluler, yang masih datar hingga saat ini.

Editor di dalam platform pengembangan baru 8th Wall disebut bisa mendukung berbagai macam kerangka kerja pengembangan web imersif yang populer sekarang ini seperti A-Frame, three.js dan Babylon.js.

Dalam klaim yang diungkapkan oleh CEO 8th Wall, Erik Murphy, kepada TechCrunch, platform ini memang platform pengembangan. Tetapi ketika perlengkapan yang ditawarkan mesin permainan seperti Unity memiliki fitur yang berfokus pada rendering berat, 8th Wall lebih tertarik pada proyek yang sangat cepat dan ringan, yang dapat dibangun hingga skala apa pun.

Penjualan awal 8th Wall dimulai dari suatu platform realitas tambahan yang mirip seperti ARKit dan ARCore, yang memungkinkan para pengembang untuk membangun konten yang mendukung keberagaman ponsel pintar yang semakin luas.

Lalu pada saat ini, tim 8th Wall yang terdiri dari 14 orang, sedang fokus pada teknologi yang disebut WebAR, yakni sebuah teknologi yang akan memungkinkan ponsel pintar untuk memanggil pengalaman realitas campuran web di dalam browser.

Daya tarik utama dari teknologi WebAR ini sama seperti daya tarik dari aplikasi web pada umumnya, yang mana para pengguna tidak perlu mengunduh apa pun tetapi mereka dapat mengakses pengalaman hanya melalui sebuah tautan.

Hal ini menjadi solusi yang sangat bagus untuk membangun interaksi pemasaran, di mana mengharapkan para pengguna untuk mengunduh aplikasi cukup menggelikan. Namun dengan memindahkan proses ini ke web dengan tautan atau kode QR tentunya akan membuatnya lebih mudah.

8th Wall sendiri saat ini telah mengumpulkan lebih dari USD 10 juta untuk mengantar pengembang ke dunia yang diperluas. Platform penampungan data dan pengembangan berbasis layanan awannya kini sudah tersedia bagi agensi maupun pengguna bisnis.

[Sumber: TechCrunch]