MakeDoNia – Berawal Dari Warung Bistik Hingga Menjadi Makerspace

MakeDoNia – Berawal Dari Warung Bistik Hingga Menjadi Makerspace

MakeDoNia

Makerspace merupakan sebuah tempat berkumpulnya para Maker untuk saling berkolaborasi dalam membuat sebuah produk baru ataupun produk yang diperbarui. Di Indonesia sendiri sudah hadir beberapa Makerspace yang salah satunya adalah Makedonia.

Selain Makerspace, MakeDoNia merupakan Innovation Hub yang menyediakan akses dan peralatan untuk pengembangan produk maupun jasa inovatif di Indonesia. MakeDoNia sendiri memiliki misi dalam membuat ekosistem inovasi yang berbasiskan manfaat agar tercapainya pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Terbentuknya MakeDoNia

Latar belakang dibentuknya MakeDoNia sendiri karena pendirinya merasa tidak setuju dengan sifat konsumtif dalam berbelanja yang telah menjadi budaya pada sebagian orang di Indonesia. Untuk itu, MakeDoNia dibentuk agar dapat mendorong ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.

MakeDoNia sendiri berawal dari warung Bistik bernama Makedonia milik Dirra dan Danny yang dibuka pada tahun 2012 di daerah Antasari. Selanjutnya pada pertengahan tahun 2013, Iboy memberikan ide dan konsepnya mengenai Makerspace yang telah menjadi tren pergerakan di Amerika Serikat.

Akhirnya pada bulan Juli 2013, MakeDoNia resmi dibentuk di DeLaris Resto, Antasari, Jakarta dengan lima orang pendirinya (co-partner) yaitu Danny, Dirra, Iboy, Yurry, dan Dina. Kemudian pada bulan November 2013, MakeDoNia mengadakan acara besar pertamanya, 1st Makers Weekend, yang bertema “3D Printing” di DeLaris Resto.

Saat MakeDoNia terbentuk telah memiliki visi untuk merubah arah strategi kekuatan total nasional Indonesia pada bidang ilmu pengetahun, teknologi, teknik, seni, dan matematika dari yang biasanya melakukan eksploitasi sumber daya menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Hingga saat ini MakeDoNia telah memiliki 7 pengurus dengan tambahan 2 orang yang terdiri dari Rifan selaku “Volunteer Manager” dengan tugasnya dalam merekrut sukarelawan bagi kegiatan MakeDoNia dan Devin sebagai “Maker Education Innovator” dengan tugasnya dalam merancang serta mengembangkan program edukasi di MakeDoNia.

terbentuknya makedonia makerspace

Fasilitas dan Kegiatan MakeDoNia

hackathon maker

MakerSpace yang terletak De Laris Resto Facility ini memiliki berbagai fasilitas yang terbilang menarik diantaranya printer 3 dimensi Makerbot Replicator 2, CNC Milling Router ukuran Desktop, LittleBits Electronic Edu Kit for Children and Adults, dan Art Craft Supplies.

Selain itu, Makerspace ini memiliki ruangan gratis untuk rapat, pertemuan, atau workshop yang mampu menampung hingga 30 orang yang ditujukan bagi aktivitas komunitas dan umum. Karena tempat MakeDoNia ini di DeLaris Resto maka pengunjung Makerspace ini dapat mencoba membeli makanan atau minuman di restoran tersebut.

Sebagai Makerspace dan Innovation Hub, MakeDonia memiliki kegiatan yang terdiri dari 4 ruang lingkup yaitu kesehatan, pendidikan, transportasi, dan keuangan dasar. Selain itu, program dari MakeDoNia dirancang secara multidisiplin dan kolaboratif mulai dari seni kerajinan, Internet of Things, Design Thinking, riset, robotik, DIY (Do-It-Yourself), dan lainnya yang masih berhubungan dengan lingkup ilmu yang dijelaskan pada visi MakeDoNia.

Salah satu kegiatan yang menurut MakeDoNia berkesan adalah 1st Indonesia IoT Hardware Hackathon yang baru saja diselenggarakan beberapa minggu lalu karena kompetisi ini merupakan kelanjutan dari usaha serta perjuangan kegiatan awal MakeDoNia, 1st Makers Weekend, yang sekaligus membentuk ekosistem inovasi di Indonesia.

MakeDoNia juga mendedikasikan dirinya dalam membuat manual pemetaan ekosistem inovasi di Indonesia serta pembuatan buku kunjungan dan kegiatan Makers yang dinamakan Maker Passport. Tak ketinggalan, Makerspace ini mempunyai program rutin yang diselenggarakan 2 kali dalam sebulan. Program rutin maupun lainnya dari MakeDoNia dapat dilihat di situs meetup.com/MakerIndo.

Operasional MakeDoNia

Dalam hal pendapatan, MakeDoNia mempunyai model bisnis “Purpose First Then Profit” dimana operasionalnya didanai secara patungan oleh semua pendiri atau yang disebut co-partner. Nantinya MakeDonia akan memberikan seluruh dananya bagi komunitas, Maker, atau Inovator untuk mendapatkan manfaat dari program yang dijalankan MakeDoNia. Profit MakeDoNia sendiri berasal dari timbal balik tujuan dari penerima dana tersebut yang akan menyisihkan keuntunganya untuk diberikan kembali ke MakeDoNia.

Bagi pembaca yang ingin menggunakan MakeDoNia Makerspace dapat menghubungi salah satu dari Co-Parner melalui email [email protected] atau menghubungi twitter pak Iboy di @meetiboy. Nantinya fasilitas, akses, dan peralatan yang disediakan akan gratis untuk Maker dan umum.

Selain itu, bagi pembaca yang ingin bergabung dengan MakeDoNia dapat langsung mengirimkan pesan ke email [email protected] dan mendaftarkan diri di situs meetup.com/MakerIndo. Semua kalangan dapat bergabung dengan MakeDoNia.

 

operasional Makedonia Makerspace


MakeDoNia memiliki harapan pada masyarakat Indonesia agar mau bersama-sama berkolaborasi dalam dunia Maker untuk membawa Indonesia menjadi bangsa inovatif berdaya saing tinggi hingga mencapai pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.