Categories: Berita

Perkaya Aplikasi Mobile Anda dengan BlackBerry Advertising Service

BlackBerry Advertising Service

Pengembang BlackBerry saat ini semakin dimanjakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari aplikasi yang dibuat. Dengan jumlah aplikasi di App World BlackBerry yang telah mencapai 10.000 aplikasi, BlackBerry menghadirkan advertising paltform yang mereka sebut “BlackBerry Advertising Service”.

Layanan “BlackBerry Advertising Service” ini mempermudah anda untuk memperoleh pendapatan dari aplikasi BlackBerry yang anda buat. “BlackBerry Advertising Service” ini sendiri sudah diluncurkan di San Franciso di ajang BlackBerry DevCon 2010 tahun lalu. Layanan ini sampai hari ini sudah didukung sekitar lebih dari 13 advertiser yang masing-masing memiliki segmen pasar yang bervariasi untuk iklan-iklan mereka. Anda juga dapat memilih lebih dari satu advertiser untuk menampilkan iklan di aplikasi anda.

Dengan jumlah pengguna Blackberry yang mencapai lebih dari 41 juta (April 2010) di seluruh dunia, dan 2 juta  pengguna di Indonesia, saya rasa penggunaan layanan ini cukup memberi keuntungan tambahan bagi para pengembang. Selain itu peluncuran layanan ini akan dapat membuat BlackBerry bisa bersaing di tahun ini dalam ranah pengembangan aplikasi.

Beberapa kemudahan di tawarkan oleh RIM selaku pengembang, untuk mengimplementasikan layanan ini. Seperti SDK yang sederhana, kemudian untuk bagian pemprograman-nya yang juga sangat mudah karena anda cukup menambahkan beberapa baris kodingan pemrograman saja. Berikut sedikit contoh kemudahan pemprograman yang di tawarkan RIM:

Contoh Kode BlackBerry Advertising Service

RIM juga menyediakan portal berbasis web untuk mengatur layanan advertising ini. Tentunya dengan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun member anda. Anda bisa mengunjungi link ini untuk lebih detailnya. Di portal ini anda dapat melakukan kontrol untuk memilih channel iklan anda, mengatur berapa persentase iklan yang muncul berdasarkan channel yang anda pilih, juga anda bisa melihat statistik iklan yang anda pasang di aplikasi anda. Jika iklan yang muncul kurang menarik bagi pengguna aplikasi anda, anda bisa mengganti channel advertiser langsung dari portal ini tanpa harus melakukan perubahan di pemprograman aplikasi anda. Fitur yang diberikan ini cukup memberi fleksibilitas bagi pengembang dalam menentukan iklan yang relevan berdasarkan segmen pengguna mereka. Bahkan location awareness juga sudah diterapkan, dengan memanfaatkan location based API BlackBerry.

Jenis iklan yang di tampilkan di aplikasi anda tidak hanya tampil sebagai “link” menuju website pengiklan saja. Di sini RIM memberikan beberapa pilihan iklan seperti:

  • Click-to-website. Membuka website menggunakan BlacBerry Browser
  • Click-to-video. Membuka RSTP feed untuk melakukan streaming video, langsung dari video player native pada handset BlackBerry.
  • Click-to-phone. Begitu user melakukan click maka akan merujuk ke fungsi telepon pengguna.
  • Click-to-BlackBerry App World. Membuka detail aplikasi yang di iklankan langsung di App World.

Bagi anda yang ingin lebih tau tentang layanan advertising ini anda bisa lihat diagram arsitektur di bawah ini :

Advertising service architecture

Saya rasa dengan adanya service-service yang diberikan RIM, di penghujung tahun 2010 dan di awal tahun 2011, akan membuat persaingan di ranah aplikasi mobile semakin sengit. Para vendor smartphone semakin berlomba untuk mendorong para pengembang, untuk membuat aplikasi di produk smartphonenya masing-masing. Lalu bagaimana respon para kompetitor seperti Android, Apple, ataupun vendor lokal menyikapi hal ini? Mari kita pantau bersama perkembangannya di tahun 2011, dan tunggu artikel menarik lainnya di TeknoJurnal.

Share
Published by
Putra Setia Utama

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019