Berita

Qualcomm Apreciation Dinner : Kontribusi Qualcomm Di Indonesia

Hari ini Qualcomm mengadakan acara Qualcomm Apreciation Dinner & Lifeline Movie Screening di Glass House, Ritz Carlton, Jakarta. Dalam acara tersebut, Qualcomm memaparkan berbagai kontribusinya untuk perkembangan smartphone dan teknologi di Indonesia.

Shannedy Ong selaku Country Director Qualcomm Indonesia memberikan berbagai kontribusi yang telah dilakukan oleh Qualcomm di Indonesia dalam waktu beberapa tahun ini. Beberapa di antaranya merupakan kolaborasi, kerja sama, dan pembuatan Snapdragon Academy.

Kolaborasi dengan Smartfren Andromax merupakan kontribusi Qualcomm yang cukup besar di Indonesia karena bersama Qualcomm,  Andromax telah berkembang menjadi merek lokal yang sangat dicintai oleh para konsumen di Indonesia.

Melalui dukungan dari chipset Snapdragon dan juga fitur teknologi lain dari Qualcomm, Andromax telah berhasil menjadi merek ponsel pintar local yang memiliki basis pengguna dalam negeri terbesar di Asia Tenggara.

Kolaborasi juga berlanjut tak hanya sebatas pada smartphone Andromax, tapi juga pada perangkat mobile Wi-Fi (Mi-Fi). MiFi M2Y seri terbaru yang diluncurkan pada April 2016 merupakan perangkat mobile Wi-Fi terjangkau pertama di dunia yang ditenagai oleh chip modem QCT MDM9307 dengan kecepatan LTE Cat.4.

Peluncuran Andromax R2 dan E2 merupakan milestone lain yang dicapai Qualcomm melalui kolaborasi dengan Smartfren. Kedua ponsel pintar ini merupakan yang pertama mengadopsi teknologi Voice over LTE (VoLTE) dan Video over LTE (ViLTE) di Indonesia. Kedua fitur ini secara langsung dapat digunakan di kedua ponsel tanpa menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Fitur Qualcomm lainnya yang juga pertama kali digunakan di dunia oleh Andromax A adalah Sunlight Visibility Improvement (SVI). Teknologi ini memungkinkan layar tetap terlihat jelas meskipun pengguna berada di bawah terik matahari. Hal ini dimungkinkan karena teknologi ini tak hanya mengatur tingkat kecerahan tapi juga mengatur kontras di layar secara otomatis berdasarkan banyaknya cahaya matahari yang diterima layar.

Selanjutnya, Qualcomm berkontribusi lagi terhadap Indonesia melalui kolaborasi dengan operator lokal dengan menyelenggarakan Qualcomm Engineering Service Group (ESG) bekerja sama dengan TelkomInfra, bagian dari Telkom Group yang bergerak di bidang optimisasi layanan. Qualcomm membantu TelkomInfra dalam melakukan optimisasi network 3G dan 4G serta transfer knowledge sehingga dapat meningkatkan performa jaringan Telkomsel.

Tak ketinggalan, Qualcomm juga melakukan kontribusi untuk Indonesia melalui kolaborasi dengan merek global, seperti peluncuran Lenovo K5 Plus serta Lenovo A6010 dengan kemampuan VoLTE, Hisense Pureshot Plus 2 yang sudah mendukung semua band LTE dengan kecepatan LTE Cat.6 (mencapai 600 Mbps kecepatan downlink) dan juga telah dilengkapi kemampuan carrier aggregation dan Quick Charge, Asus Zenfone Selfie dan Zenfone Max yang mengadopsi teknologi Laser Focus/PDAF.

Selain itu, Qualcomm juga melakukan peluncuran LG G5 SE yang menjadi ponsel pertama yang didukung oleh Snpadragon 652 dengan GPU Adreno 510 dan penampilan perdana Snapdragon 650 dalam Xiaomi Redmi Note 3 yang diperkenalkan di ajang Mi Fans Roadshow.

Melalui Snapdragon Academy, Qualcomm mendukung penetrasi 4G LTE. Qualcomm khusus merancang akademi ini dengan melatih front liners untuk kemudian mengedukasi mengenai benefit teknologi 4G LTE dan juga teknologi-teknologi terkini dari chipset Qualcomm Snapdragon.  Diharapkan melalui program ini masyarakat di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya dapat mendapatkan informasi terkait topik-topik di atas dan dapat segera beralih menggunakan jaringan 4G LTE.

Terakhir, kerja sama Qualcomm dengan PT Tata Sarana Mandiri (TSM) untuk memberikan kontribusi lokal bagi pemenuhan regulasi lokal konten. Hal dimulai dengan peluncuran smartphone Flexi Muslim, hybrid tablet, smartphone dengan dua jaringan (CDMA dan 3G), IVO 5 dengan teknologi 4G LTE TDD pertama yang dirancang serta diproduksi di Indonesia, Polytron Zap 5 dengan teknologi  4G LTE FDD pertama yang diproduksi di Indonesia, ID3OS, dan TSM dengan menggunakan teknologi Qualcomm terpilih sebagai mitra pengembangan untuk merek global dan lokal.

Dengan hal di atas, terlihat bahwa Qualcomm serius untuk mengembangkan teknologi dan sumber daya di pasar Indonesia ini.

Share
Published by
Adhitya Wibawa Putra

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019