Berita

Qualcomm Meluncurkan Modem Khusus IoT Baru Bernama MDM9205 LTE

[Ilustrasi Oleh Flickr]

Setelah beberapa hampir tiga tahun tidak menyegarkan produknya untuk industri Internet of Things (IoT), Qualcomm kemarin baru saja meluncurkan generasi terbaru modem khusus IoT bernama MDM9205 LTE.

Modem ini hadir menggantikan modem versi sebelumnya, yakni MDM9206. Dan tak perlu kaget, ini bukan kesalahan tulis, tetapi memang modem terbaru Qualcomm untuk IoT ini menggantikan versi sebelumnya dengan angka lebih rendah untuk penulisan serinya.

Penggunaan angka seri yang lebih kecil tersebut seolah menunjukkan bahwa modem ini memiliki bentuk yang lebih ramping dan pemakaian daya yang lebih hemat berkat teknologi yang berkembang pesat selama tiga tahun terakhir ini.

Yang cukup menarik, modem Qualcomm 9205 LTE terbaru ini juga membawa sebuah keunikan, di mana di dalamnya telah dilengkapi dengan inovasi kunci yang dibutuhkan dalam pengembangan layanan dan produk IoT.

Inovasi yang dimaksud adalah konektivitas LTE kategori M1 (eMTC) dan NB2 (NB-IoT), serta konektivitas 2G/E-GPRS, pemrosesan aplikasi, geolokasi, keamanan berbasis perangkat keras, dukungan untuk layanan cloud dan alat pengembang yang menyertainya.

Bagi kamu yang belum tahu, LTE-M merupakan jenis koneksi LTE yang secara khusus ditujukan untuk mengirimkan data seefisien mungkin. Jaringan ini dibangun dengan tujuan tertentu, seperti untuk perangkat yang terhubung internet dengan daya rendah.

Sementara NB2 atau biasa disebut dengan Narrowband, mirip dengan LTE-M tetapi bekerja lebih lambat dan dibuat secara khusus untuk komunikasi indoor yang mana bergantung pada perangkat dengan sensor kecil dan bahkan baterai yang sangat kecil.

Berdasarkan pengumuman Qualcomm yang dilansir dalam Androidcentral, ukuran modem ini diklaim 50% lebih kecil dari MDM9206, dengan reduksi konsumsi daya hingga 70% dan reduksi komponen hingga 40% yang membuatnya lebih murah untuk diproduksi.

Di samping itu pun, Qualcomm juga telah melengkapi modem kecil ini dengan dukungan terhadap jaringan LTE di seluruh dunia, sensor GPS tertanam di dalamnya, dan memiliki keamanan perangkat keras bawaan.

Modem ini akan tersedia secara lebih luas mulai pada tahun 2019 mendatang. Dan meskipun tidak banyak konsumen rata-rata pada umumnya yang akan peduli terhadap modem ini, tetapi akan ada banyak produk dengan modem ini yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari.

[Sumber: AndroidCentral]

Share
Published by
Sukindar

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019