Gadgetren

Review Smartfren Andromax E2+ : Smartphone 4G-LTE Cuma Rp 1 Jutaan

 

Kini Smartfren telah menjadi salah satu penyedia layanan 4G-LTE, bahkan perusahaan ini telah menghadirkan layanan VoLTE pertama di Indonesia. VoLTE sendiri merupakan layanan yang memungkinkan pengguna ponsel pintar bisa melakukan telepon atau video call melalui jaringan 4G-LTE.

Menariknya, ponsel pintar 4G-LTE yang ditawarkan oleh Smartfren memiliki harga yang terjangkau pada jajaran keluarga Andromax. Beberapa waktu lalu Smartfren merilis ponsel pintar baru di keluarga tersebut dengan harga terjangkau, yakni Andromax E2+.

Bagi pembaca yang penasaran dengan keunggulan dan kelemahan dari Andromax E2+ ini maka bisa melihat artikel review di bawah ini. Namun, sebelum melihat artikelnya, pembaca bisa menyaksikan video review yang menjelaskan secara garis besar mengenai ponsel pintar ini.

Desain

Andromax E2+

Dari sisi desain, ponsel pintar ini memiliki bodi yang ramping dengan bahan plastik dan pinggiran logam. Ketika saya menggenggamnya, ponsel pintar ini terasa agak berat. Selain itu, lebar layar 4,5 inci yang disematkan membuatnya pas dan nyaman digenggam. Selain itu, layarnya memiliki resolusi

Untuk tombol volume dan power tepat berada di bagian kanan ponsel pintar. Dengan penempatan tombol ini akan memudahkan kita dalam melakukan kombinasi screenshot gambar di layar hanya menggunakan satu tangan. Sementara itu, tombol navigasi “home”, “back”, dan “recent” memiliki backlight sehingga memungkinkan penggunanya bisa melihat tombol navigasi dalam keadaan minim cahaya atau gelap.

Pada bagian atas Andromax E2+ terdapat port jack Audio 3,5 mm dan bagian bawahnya terdapat port microUSB.  Pada bagian depan dan belakangnya terdapat kamera 5 MP yang masing-masing sudah dilengkapi lampu LED Flash untuk membantu menambahkan cahaya jika penggunanya memotret dalam kondisi minim cahaya.

Baterai

Smartfren Andromax E2+ ini memiliki baterai berkapasitas 2000 mAh. Dengan baterai sebesar itu, ternyata sesuai perkiraan memang tidak mampu bertahan lama, terutama ketika menggunakan jaringan 4G-LTE dari Smartfren.

Dalam pengujian sehari-hari, mulai dari SMS, telepon, browsing, chatting menjalankan aplikasi media sosial, dan, office, saya berhasil mendapatkan daya tahan baterainya mencapai rata-rata 5 jam saja dari keadaan 100 % hingga 15 %.

Selanjutnya, saya mencoba untuk menguji daya tahan baterai menggunakan aplikasi Geekbench 3 dan berhasil mendapatkan daya tahan baterai 6 jam 45 menit mulai dari 100 % hingga 0 %.

Hasil Tes Baterai Geekbench 3

Performa

Ponsel pintar ini dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 212 Quad-Core berkecepatan 1.3 GHz dan prosesor grafis Adreno 304. Untuk menunjang kinerja dari prosesornya, Smartfren menyematkan RAM berkapasitas 2 GB.

Dengan kombinasi ini mampu membuat kinerja dari ponsel pintar yang satu ini menjadi baik. Selain itu, Andromax E2+ ini telah didukung oleh penyimpanan internal berkapasitas 16 GB yang dapat ditambahkan microSD hingga 64 GB.

Dalam pengujian awal saya menggunakan AnTuTu Benchmark versi 6.1.4 dan Geekbench 3. Hasilnya cukup menarik karena berhasil mendapatkan skor 23959 di AnTuTu Benchmark dan skor 335 (Single Core) serta 1097 (Multi-core) di Geekbench 3.

Hasil Benchmark AnTuTu Benchmark 6.1.4 dan Geekbench 3

Selanjutnya, saya mencoba menjalankan beberapa aplikasi secara multitasking dengan berpindah-pindah aplikasi menggunakan menu “recent”. Hasilnya bisa dibilang baik, meskipun jika menjalankan banyak proses akan terasa berat.

Tak ketinggalan, saya mencoba performanya dalam bermain game Need for Speed dan Pokemon GO. Menariknya, smartphone ini mampu menjalankan kedua game tersebut dengan lancar, meskipun prosesor yang diusungnya merupakan kelas entry level.

Kamera

Kini kamera merupakan salah satu hal yang menjadi penting ketika calon pembeli akan membeli sebuah ponsel pintar. Dengan adanya kamera yang lumayan hingga bagus dapat menunjang beberapa hal, baik untuk kerja maupun mengabadikan momen.

Untuk kameranya hanya dibekali dengan kamera utama 5 MP dan kamera depan 5 MP. Untuk kamera depan dengan resolusi 5 MP memang sudah bisa dibilang bagus untuk sebuah ponsel pintar.

Namun jika 5 MP disematkan pada kamera bagian belakang, tentu saja untuk masa sekarang ini bisa dibilang kurang. Untuk itu, pembaca bisa melihat langsung hasil foto yang saya sajikan di bawah ini :

Hasil Kamera Belakang Outdoor
Hasil Foto Makro Kamera Belakang
Hasil Kamera Depan Selfie (Klik untuk perbesar)

Dolby Digital Audio Enhancer

Dengan adanya fitur Dolby Digital Audio Enhancer ini membuat kemampuan audio menjadi lebih menarik. Misalnya saja ketika penggunanya sedang mendengarkan lagu dan mengaktifkan fitur ini. Suara dari lagu tersebut akan memiliki suara yang lebih keras dibandingkan lagu tanpa menggunakan fitur ini.

VoLTE

Dengan harga yang terjangkau, Andromax E2+ telah mendukung teknologi VoLTE (Voice over LTE). Berkat adanya teknologi ini, memungkinkan penggunanya bisa melakukan panggilan telepon dengan cepat, video call, dan suara berkualitas HD dengan jaringan 4G LTE dari Smartfren. Untuk saat ini, hanya Smartfren yang baru mendukung layanan VoLTE ini.

Motion dan Gesture

Dengan adanya fitur Motion dan Gesture ini memungkinkan pengguna Andromax E2+ bisa menjalankan fungsi dan aplikasi dengan membuat pola tertentu menggunakan jari pada layar.  Fitur ini sendiri terbagi menjadi 2, yakni “Motion“ dan “Screen Off Gesture“.

Dalam “Motion“ ini terdapat fitur untuk mengaktifkan layar dalam keadaan istirahat dengan menyentuh layar sebanyak dua kali menggunakan jari secara cepat. Sementara itu, terdapat juga fitur untuk menonaktifkan panggilan dengan cara membalikkan telepon.

Untuk fitur “Screen Off Gesture” ini terdiri dari pola gerakan jari o, s, e, z, m, <,>, v, dan w. Salah satu contohnya adalah untuk membuka aplikasi kamera, penggunanya bisa menggunakan pola gerakan jari s.

Kesimpulan

Smartfren menawarkan ponsel pintar yang memiliki harga terjangkau di kisaran Rp 1.199.000 dengan memiliki spesifikasi hardware yang cukup memuaskan. Jika Gadgeter mencari ponsel pintar 4G-LTE yang memiliki spesifikasi hardware yang baik dan budget di bawah 1,3 juta rupiah, Andromax E2+ ini bisa menjadi pilihannya.

Berdasarkan hasil review yang saya lakukan selama minggu, mulai dari pemakaian sehari-hari hingga bermain game, saya rasa Andromax E2+ dengan harga di bawah 1,3 juta rupiah ini bisa menjadi pilihan Gadgeter.

Namun kekurangnya terdapat pada baterai Andromax E2+ ini hanya berkapasitas 2000 mAh yang ketika saya gunakan dalam penggunaan sehari-hari hanya bertahan selama 5 jam saja.

Harga Smartfren Andromax E2+ & Spesifikasi

Warna Black Silver, Black Gold, White Gold
Layar IPS + OCA LCD dan beresolusi 854 x 480 piksel (FWVGA)
Pelindung
Prosesor Qualcomm Snapdragon 212 Quad-core 1,3 GHz
GPU Adreno 304
RAM 2 GB LPDDR3
ROM 16 GB
microSD hingga 64 GB
Baterai 2000 mAh
Kamera Utama 5 MP + LED Flash
Kamera Depan 5 MP + LED Flash
Sistem Operasi Android 5.1.1 Lollipop
Sensor Accelerator, Compass, Proximity, Ambient Light, Hall
Kartu SIM SIM 1 (4G-LTE+VoLTE Smartfren) + SIM 2 (GSM)
Jaringan 3G, 4G, WiFi, Bluetooth v4.0, microUSB
Harga Rp 1.199.000

 

* Artikel ini dirilis pertama kali di gadgetren.com, Gadgetren adalah situs divisi TeknoJurnal khusus untuk gadget

Share
Published by
Adhitya Wibawa Putra

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019