Berita

Sebagai Solusi Rendering Grafis pada CPU, Google Merilis Lisensi Terbuka untuk SwiftShader

[Sumber: Pixabay]

Melalui laman blog-nya, Google resmi merilis SwiftShader secara open-source untuk memperluas sumberdaya aplikas. SwiftShader merupakan library perangkat lunak yang dapat digunakan untuk proses rendering grafis dengan kinerja tinggi pada CPU.

SwiftShader sendiri telah banyak digunakan oleh Google dalam mengembangkan produk-produknya seperti Chrome, peralatan pengembangan Android, dan layanan cloud. Google menggunakan SwiftShader untuk Chrome untuk memastikan konten 3D dapat tersedia untuk semua pengguna.

Sementara berbagai macam konten 3D seperti WebGL di rancang untuk GPU dan beberapa pengguna tidak memiliki GPU yang mampu menerima konten tersebut, SwiftShader menjadi solusi untuk melakukan rendering garfis di dalam CPU.

SwiftShader dengan lisensi terbuka ini akan memungkinkan vendor peramban lain untuk mendukung konten 3D umum dan memajukan platform web secara menyeluruh. Bagi para developer web, dukungan WebGL terhadap semua pengguna memungkinkan untuk membuat konten web yang lebih menarik.

SwiftShader menawarkan implementasi API grafis OpenGL ES yang sama dengan yang digunakan di peramban Chrome dan Android. Selain itu SwiftShader juga menawarkan ketersediaan aplikasinya di cloud yang akan memungkinkan proses rendering pada sistem yang tidak menggunakan GPU.

Selain menyediakan kinerja tinggi bagi para pengguna, SwiftShader juga menawarkan efisiensi perhitungan kinerja grafis pada CPU. Dan dengan generasi kode Dinamis, SwiftShader memungkinkan penyesuaian kode terhadap tugas-tugas saat runtime.

SwiftShader juga menggunakan operasi vektor dari SIMT fashion dan teknologi multi-theading, untuk meningkatkan pararelisme tugas pada inti CPU yang tersedia dengan unit vektor. Dengan menggunakan operasi ini, proses rendering seperti yang digunakan pada app streaming Android dapat terjadi secara real-time.

Para developer dapat menggunakan SwiftShader dengan mengakses kode sumbernya melalui library git-nya. Dan untuk memperoleh informasi terbaru dan melakukan kolaborasi dengan developer SwiftShader lain dari komunitas open-source, developer dapat mendaftar mailing list.

[Via Google Developer Blog]

Share
Published by
Sukindar

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019