Categories: Intel Developer Zone

Tahap Ketiga Perjalanan Developer IoT: Eksekusi dan Pembuatan

Di artikel sebelumnya di seri artikel ini, kita telah mendalami tentang tahap kedua dari pengembangan IoT: Desain & Perencanaan. Artikel ini menjelaskan tentang tahap ketiga dari perjalanan developer IoT.

Tanya developer tentang prototipe mereka dan kemungkinan kamu akan mendapat senyum. Jenis senyumnya kemungkinan bergantung pada dimana posisi mereka di perjalanan pengembangan protipe merekasaat ini.

Jika mereka baru saja mulai membuat protipe mereka, kemungkinan yang kamu dapat adalah senyuman skeptis sebagaimana prototipenya masih berada di titik yang jauh. Developer yang ada pada fase desain mungkin akan menampilkan senyum yang bengkok, senyum yang setara antara kegirangan dan frustasi. Kegirangan karena kemungkinan yang dapat terjadi, frustasi karena hal tersebut tidak datang dengan cepat.

Dan bagi mereka yang sudah merilis produknya ke pasar, kamu akan mendapat anggukan kepala yang nostalgik diiringi dengan anekdot tentang prototipe mereka yang memalukan namun mereka tetap membicarakannya dengan kebanggaan yang besar.

Prototipe adalah di mana visimu menjadi hidup. Di mana mimpimu menjadi nyata. Berita baiknya adalah ada banyak sumber daya yang dapat dimanfaatkan seperti Intel Developer Zone for IoT yang menyajikan instruksi-instruksi untuk merakit papan Intel Galileo atau Intel Edison-mu, dan juga tautan-tautan ke Instructables untuk segala hal mulai dari pembuatan desain hingga print 3D untuk penutup mikrokontrolermu untuk membuat dapur pintar.

SparkFun dan AdaFruit menyajikan berbagai macam alat untuk developer mulai dari chipset dan papan hingga sensor dan robotika. Kamu bahkan juga dapat menemukan tutorial, video pentunjuk, dan forum yang aktif dan dipenuhi dengan orang-orang yang mirip denganmu.

Tahap Eksekusi & Pembuatan adalah tahap yang paling mengesankan dalam perjalanan developermu karena tahap ini memberikan validasi. Sebuah prototipe yang sudah berfungsi adalah bukti awal bahwa konsepmu dapat bekerja. Untuk pertama kalinya, kamu memiliki sesuatu yang berwujud yang dapat disentuh, dites, dan dibongkar. Dan, ini menuntunmu ke bagian paling penting dalam siklus hidup produk: demo produk.

Tidak ada lagi yang dapat membuat pelanggan, partner, dan investor tertarik selain demo produk yang luar bisa. Ini dapat mendiamkan mereka yang selalu bilang tidak, menyemangati mereka yang percaya, dan memberi energi ke tim. Demo produk yang luar biasa adalah seperti bola kristal; menampilkan secercah masa depan.

Setelah kamu memiliki prototipe yang berfungsi dan dapat digunakan, cari cara untuk memperkecil biaya pembuatannya, meningkatkan efisiensi, dan memperbaiki user experience. Identifikasi fitur mana yang berguna dan mana yang tidak diperlukan. Bicara dengan orang-orang dan dapatkan masukan. Pergi ke meetup lokal dan Maker Faire.

Kecenderungan alami pada developer dengan produk mereka adalah mendemonstrasikan apa yang telah dibuat dan membelanya dengan segala cara. Akan lebih bagus jika tahap ini digunakan untuk melihat bagaimana orang-orang berinteraksi dengan prototipemu dan dengarkan apa kata mereka, cari apa yang paling berharga.

Mendapatkan masukan dari pasar sejak dini juga akan menempatkanmu di posisi yang lebih baik untuk mendapatkan pendanaan. Umumnya, uang pertama yang kebanyakan startup dapatkan didapat dari teman-teman, keluarga, angel investor, atau dana venture capital.

Di beberapa tahun terakhir ini, sumber pendanaan alternatif telah banyak tersedia dan umum digunakan. Platform crowdfunding seperti Kickstarter dan IndieGogo dapat menjadi alat yang efektif untuk mendapatkan dana yang tidak dilutif sekaligus meningkatkan basis massa konsumenmu.

Situs-situs seperti Angel List dapat mengkoneksikanmu dengan investor-investor yang terakreditasi atau bahkan anggota tim baru yang berpotensial. Jika aplikasimu memiliki misi sosial, Crowdrise memiliki komunitas yang terdiri dari para donor sosial yang tertarik untuk mendonasikan dana mereka ke lembaga sosial dan pergerakan sosial.

Membuat prototipe juga membuatmu dapat memulai untuk mengeksekusi sebuah rencana. Sekarang adalah aatnya untuk berpikir lebih kritis tentang kelangsungan hidup produkmu, mempelajari kompetisi, dan membuat strategi go-to-market.

Selanjutnya: Tahap 4: Go-to-Market & Skalabilitas
Sebelumnya: Tahap 2: Desain & Perencanaan

* Artikel ini adalah hasil kerja sama dengan Intel Developer Zone. Artikel asli bisa dilihat di link ini.

Share
Published by
TeknoJurnal

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019