Berita

Vivox Bagikan SDK Komunikasi In-Game Bagi Developer Indie Secara Gratis

[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Tidak bisa dipungkiri memang, berkomunikasi dalam permainan seperti PUBG dan Fortnite sering terdengar lebih baik daripada menggunakan aplikasi obrolan khusus seperti Discord yang sebenarnya sudah cukup bagus.

Oleh karena itu, Vivox, yakni perusahaan yang berada di belakang teknologi komunikasi seperti yang digunakan pada permainan Fortnite, Rainbow Six: Siege, dan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), telah mengumumkan ketersediaan perangkat lunak komunikasinya secara gratis bagi para pengembang kecil dan indie.

Dan tentu saja dengan adanya hal ini, kualitas percakapan teks dan suara dalam permainan-permainan mini pun akan meningkat pesat, sementara para pengembang juga bisa lebih mudah dalam menempelkan teknologi komunikasi suara tersebut ke dalam permainan.

Teknologi komunikasi buatan Vivox ini memang dibangun agar dapat mengizinkan para pemain dapat berkomunikasi dengan pemain lainnya, seolah-olah mereka memiliki alat komunikasi radio atau ketika mereka sedang berdekatan satu sama lain.

Selain itu, teknologi ini juga menawarkan opsi suara surround yang dapat digunakan untuk mengetahui posisi datangnya suara dari pemain lain, sekaligus juga menyediakan opsi percakapan teks yang tak kalah bagusnya.

Menariknya, SDK (Software Development Kit) dari teknologi ini benar-benar akan diberikan secara cuma-cuma oleh Vivox, guna mendorong lebih banyak studio permainan yang menggunakannya. Dengan berbekal SDK ini, studio kecil pun dapat segera meluncurkan permainannya dan membangun penggemar.

Meskipun tersedia secara gratis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di mana Vivox juga tetap akan menarik biaya dari studio untuk menggunakan teknologi ini, hanya saja setelah permainan yang diluncurkan berhasil mencapai angka 5.000 pengguna saluran Vivox secara bersamaan untuk pertama kalinya.

Presiden Vivox Dave Verratti menuturkan, dengan menawarkan teknologi kami secara gratis ke studio yang lebih kecil, kami dapat memberdayakan para pengembang ini untuk membuat permainan yang mereka impikan tanpa mempedulikan biaya di muka.

Secara teknis, Vivox SDK kompatibel dan bisa diandalkan untuk membangun komunikasi yang layak antar pemain (pemain-ke-pemain) pada beberapa platform, termasuk di dalamnya platform PlayStation 4, Xbox One, Windows, Mac, iOS, dan Android.

[Sumber: Venturebeat]

Share
Published by
Sukindar
Tags: Vivox

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019