Categories: Berita

4 Studio Game di Depok (Jawa Barat) yang Patut Disimak

Depok, sebuah kota yang berada di daerah selatan Jakarta mempunyai banyak talenta-talenta digital. Di TeknoJurnal juga sudah pernah beberapa kali ditulis tentang potensi kota ini di dunia teknologi informasi. Nah, di artikel kali ini saya ingin mengangkat beberapa studio game yang ada di Depok yang menarik untuk disimak. Kebanyakan dari mereka masih berumur muda dan masih bisa disebut startup.

Tanoshii Studio

Studio game satu ini dibentuk oleh 9 sekawan yang salah satunya adalah Oscar Kurniawan. 2 produknya yang cukup dikenal adalah Animal Learning dan Room of Disaster. Untuk Animal Learning, game satu ini bersifat edukatif dan fun yang ditujukan untuk pengguna dari kalangan anak kecil. Animal Learning juga mendapat apresiasi dari banyak pihak. Game satunya lagi yang berjudul Room of Disaster juga mendapat banyak apresiasi, contohnya adalah dari Nokia Indonesia dan Nokia Singapura.

Website: tanoshiistudio.com

Studio Independent

Studio game yang digawangi oleh Ikhlas Sandy beserta teman-temannya ini, baru saja merilis game Michi Michi Panic di Nokia Store. Game pertama studio ini untuk Nokia Store, langsung tersebar di beberapa media online. Studio Independent juga pernah meraih berbagai kompetisi, di antaranya adalah kompetisi yang diselenggarakan oleh Blaast. Selain itu juga Studio Independent berhasil menjadi salah satu finalis Nokia Asha Apps Challenge.

Website: thestudioindependent.wordpress.com

ChocoArts

ChocoArts adalah sebuah studio game yang baru-baru ini mendapatkan investasi. Studio game satu ini sepertinya sudah lama ada namun baru resmi didirikan pada Januari 2012 lalu seperti yang terpampang di website-nya. Sebelumnya, ChocoArts pernah memenangkan beberapa kompetisi, yang terbaru adalah saat Nokia Lumia Coding 24 Hours. Sampai sekarang mereka sudah ada beberapa game yang dihasilkan dan fokus pengembangan game mereka adalah di platform iOS, Android, dan platform-platform dari Nokia.

Website: chocoarts.com

TempaLabs

Studio game yang didirikan di tahun 2010 ini digawangi oleh orang yang mungkin tidak asing lagi di mata pembaca TeknoJurnal, yaitu Aulia Halimatussaidah (pendiri beberapa startup dan inisiator komunitas #StartupLokal) bersama dengan Alif Harsan Pradipto. Game-game yang diciptakan oleh studio ini kebanyakan bersifat sosial, kasual dan fun. TempaLabs juga pernah menjadi juara pertama di Kompetisi Aplikasi Blaast dengan game DesaFarm-nya.

Website: tempalabs.com

Nah kalau pembaca ada rekomendasi studio game lainnya baik yang berada di Depok atau di luar Depok bisa menulis tentang studio game tersebut di kolom komentar atau bisa kirim email ke teknojurnal@sponsio.net

Share
Published by
Firman Nugraha

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019