Categories: Aplikasi Nokia

Mengirim Catatan secara Aman Melalui Aplikasi Blastnote

Bagi pembaca yang sering mencatat rapat maupun aktivitas di dalam ponsel pintar dan ingin berkirim catatan secara aman, ada aplikasi yang menarik untuk dicoba yaitu Blastnote. Aplikasi ini diciptakan oleh pengembang aplikasi lokal Algo Studio.

Tampilan dari aplikasi ini sederhana namun sangat mudah digunakan meskipun baru digunakan pertama kali oleh penggunanya. Untuk memulai menggunakan aplikasi ini, pengguna akan disajikan halaman awal yang memberikan petunjuk untuk membuat catatan baru dan bagaimana cara membuatnya.

Pengguna diberikan petunjuk untuk menambahkan konten catatan hanya dengan memilih tanda “tambah” pada menu di bagian bawah aplikasi. Setelah pengguna memilih tanda “tambah” tersebut, maka aplikasi akan memberikan petunjuk baru untuk membuat judul catatan dan menambahkan konten. Pada saat menambahkan Konten, pengguna akan dihadapkan pada sembilan menu yang terdiri dari “text”,”images”, “camera”, “list”, “link”, “video”, “location”, “sound” dan “quote”.

 

 
Tampilan Aplikasi Blastnote

Pengguna dapat memasukan konten ke dalam catatan yang akan dibuat sesuai dengan sembilan menu tersebut. Misalnya memberikan pesan teks yang ditambahkan gambar dan video dengan disertai lokasi dimana sedang berada. Ketika catatan telah berisi konten yang diinginkan, maka akan tersimpan otomatis dalam perangkat pengguna.

Setelah konten telah tersimpan dan dirasa telah lengkap, maka pengguna dapat mengirimkan catatanya kepada teman maupun orang lain melalui layanan Blastnote ini. Untuk dapat berbagi catatan, maka pengguna cukup memilih menu “share” di bagian bawah. Nah setelah memilih menu tersebut, maka pengguna akan dihadapkan pada menu “share” yang akan meminta izin untuk melakukan Background Upload apabila sedang berada di jaringan 3G atau WiFi dan juga membuat kata kunci untuk melindungi konten catatan saat dikirimkan nanti. Ketika pengguna telah menyetujui izin tersebut, maka aplikasi Blastnote akan mengirimkan konten catatan ke servernya.

Proses pengiriman konten catatan akan memakan waktu beberapa saat tergantung besaran konten dan kecepatan akses internet. Setelah file berhasil diunggah di server Blastnote, maka aplikasi akan memunculkan tautan lengkap dimana konten dapat diakses oleh teman maupun orang lain. Pengguna pun nantinya diberikan pilihan oleh Blastnote untuk mengirimkan tautan tersebut melalui email, jejaring sosial (Facebook, Twitter, Linkedin) maupun SMS.

Pada saat orang lain mengakses tautan yang telah pengguna kirimkan, maka akan langsung diarahkan kepada situs Blastnote dengan halaman yang berisikan konten catatan. Apabila pengguna telah menyertakan kata kunci, maka halaman tersebut akan meminta kata kunci agar dapat melihat isi konten catatan yang dibagikan.

Hal penting yang perlu diketahui adalah konten catatan yang telah diunggah di server Blastnote hanya memiliki masa kadaluarsa selama 24 jam sehingga orang lain harus mengakses secepatnya agar masa akses konten bertambah. Selain itu ukuran kapasitas konten yang dikirimkan oleh pengguna pun tidak dibatasi.

Aplikasi Blastnote memang menarik karena dapat berbagi konten catatan dengan perlindungan kata kunci tanpa harus mendaftarkan diri terhadap layanan ini. Bagi pembaca maupun pengguna ponsel pintar bersistem operasi Windows Phone yang ingin mencoba aplikasi ini dapat mengunduhnya di Windows Phone Store secara gratis. Selain itu Blastnote akan tersedia di Android pada tanggal 11 Februari 2014.

Share
Published by
Adhitya Wibawa Putra

Recent Posts

Cisco Peringkatkan Kerentanan Kritis Dalam Cisco Data Center Network Manager

Cisco mengungkapkan tiga kerentanan dalam layanannya. Ini dia penanganannya!

January 7, 2020

Optimal idM Meluncurkan OptimalCloud Partner Platform

Ini ulasan mengenai keuntungan OptimalCloud Partner Platform, platform baru milik Optimal idM!

January 6, 2020

Google Siapkan Coral Accelerator Module dan Coral Dev Board Mini untuk Tahun 2020

Google kenalkan dua koleksi baru dari Coral. Dua koleksi baru ini bakal menambah kemampuan pengembangan…

January 3, 2020

Google Kembangkan Model Kecerdasan Buatan Untuk Deteksi Kanker Payudara

Raksasa Google baru saja mengembangkan sistem pemindaian kanker payudara berbasis kecerdasan buatan. Bagaimana hasilnya, berikut…

January 3, 2020

Google Dorong Fitur Bubbles Notifications Ke Versi Stabil

Meski dikenalkan bersamaan dengan Android 10 Beta, sampai kini Bubbles Notifications masih dalam tahap pengembangan.…

December 31, 2019

Samsung Siapkan Lima Proyek dan Empat Startup C-Lab Untuk CES 2020

Samsung akan kembali memamerkan hasil program C-Lab ke ajang CES 2020. Ini dia proyek dan…

December 30, 2019